7 Langkah Masuk Surga





Beberapa waktu yang lalu tepatnya Tgl 24 & 25 Oktober 2020 sekira pukul 14:00 - 17:00 bertempat di Warung Kukusan Boyolali terselenggara acara kajian sekaligus diskusi Kajian Universal bekerjasama dengan Bimbingan Hijrah Muda. 

Peserta hadir rata rata dari pendaftar online melalui instagram maupun facebook. Peserta yang di dominasi kawula muda generasi milenial ini berjalan dengan seru. 

Narasumber dari Kajian Universal, Mas Budi menyampaikan materi yang cukup menggelitik pikir dari generasi milenial, "7 langkah masuk surga dunia" menjadi satu topik diskusi yang sangat seru ternyata. 

Dimana tidak pernah terpikir bagi generasi ini tentang apa itu surga dunia, mereka pikir surga itu sesuatu yg didapat setelah melewati kematian. Ternyata tidak demikian adanya, surga dunia itu memang ada, dimana itu ditandai dengan suatu kondisi damai dan sejahtera. 

Satu bentuk kehidupan yang hanya bisa di raih dengan perjuangan dengan minimal melawan "Naff su" diri sendiri. Karena hancurnya satu kondisi dimulai dengan berkumpulnya "naff su" pribadi tanpa dasar kebenaran yang berkumpul dalam satu ikatan yang sama, terstruktur, tersistem, mengakibatkan rusaknya semua tatanan hidup dan berkehidupan. 

Jika dalam literasi kitab dijelaskan bahwa Tuhan telah memberi manusia petunjuk untuk digunakan sebagai panduan dalam hidup dan berkehidupan, maka semestinya jika manusia hidup sesuai fitrah ketetapanNya, seharusnya kehidupan hari ini menjadi surga bagi semua ummat manusia. 

Kenyataannya ternyata tidak, kehidupan yang terjadi berbanding terbalik, semua orang dari seluruh lapisan masyarakat, baik nasional maupun internasional merasakan satu ketidakpastian dalam mereka melaksanakan semua aktivitas mereka hari ini. Termasuk generasi muda hari ini, banyak hal yang terjadi karena pelanggaran - pelanggaran terhadap ketetapan - ketetapan Tuhan. Mulai dari rusaknya moral hingga berimbas pada nasib mereka sendiri dimasa depan.

Luar biasa, menginspirasi, itu repon yang peserta berikan diakhir sesi diskusi, peserta berharap akan ada pertemuan kembali setelah pertemuan hari itu. 


 

Sambang Tani Pemuda Tani Klaten

Pada kesempatan beberapa waktu lalu, diawal Agustus 2022, kami dari Omah Sinau Solo, mengikuti acara undangan yang diselenggarakan Komunitas...